Efektifitas Model Pembelajaran Digital Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Geografi
Keywords:
model pembelajaran, geografi, digitalAbstract
Peran pendidikan dalam pembangunan suatu bangsa tidak dapat dipandang sebelah mata, dan kualitasnya sangat bergantung pada pengalaman belajar yang ditawarkan. Di era digital saat ini, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah merevolusi cara pendidikan disampaikan dan diterima. Dalam konteks ini, geografi muncul sebagai mata pelajaran yang dapat mengambil manfaat besar dari alat pembelajaran digital. Geografi, yang erat kaitannya dengan dunia nyata, memberikan peluang ideal untuk memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan hasil pembelajaran. Dengan adopsi pendekatan deskriptif kualitatif dan studi kepustakaan, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang peran media pembelajaran digital dalam pendidikan geografi. Analisis literatur yang cermat diharapkan memberikan wawasan yang berharga bagi praktisi pendidikan dan para pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan hasil pembelajaran geografi. Melalui integrasi media pembelajaran digital dalam pendidikan geografi, harapannya adalah meningkatkan efisiensi sistem pendidikan, memperdalam pemahaman konsep geografi siswa, dan membuka pintu bagi kemungkinan-kemungkinan baru dalam pembelajaran yang inovatif dan inklusif di era digital ini.
References
Abbas, N. (2000). Pengembangan perangkat pembelajaran Matematika berorientasi model pembelajaran berbasis masalah. Surabaya : Program Studi Pendidikan Matematika Pasca Sarjana-Universitas Negeri Surabaya.
Arend, R. (2015). Learning To Taech (10th Ed.). New York: 2 Penn Plaza.
Bruner, J. (1961). The act of discovery. Harvard Educational Review, 31(1), 21–32.
Candra, A. (2015). Pengembangan Multimedia Interaktif dengan Pendekatan Saintifik untuk Pembelajaran Pkn SMP. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Volume 2, No 2, September 2015 (109-114).
Eggnen, P. & Kauchak, D. (2012). Strategies and Models for Teachers: Teaching Content and Thinking skills. Boston: Pearson
Gallagher, S. & Gallagher, J. (2013). Using problembased learning to explore unseen academic potential. Interdisciplinary Journal of Problem-based Learning, 7(1), http://dx.doi.org/10.7771/1541-5015.1322
Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik dan kontekstual dalam pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.
http://www.kopertis4.or.id/organisasi/sambutan-koordinator-kopertis-wilayah-iv/
Kemendikbud. (2013). Konsep Pendekatan Saintifik. Disajikan dalam Pelatihan Kurikulum 2013. IKIP PGRI Semarang, 30 Juli 2013
Jacobsen, D. A., Eggen, P., & Kauchak, D. (1989). Method for Teaching: Promoting student learning in K-12 classroom. Paperback
Joyce, B., & Weil, M (2000). Model of teaching. Amerika: A. Person Education Compani
Kemp, J. E. (1985). Designing and producing instrructional media. New York: Macmillan College publishing
Ridwan. (2004). Metode Riset. Jakarta: Rineka Cipta .
Mendikbud RI. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah (2013)
Rusman. (2013). Pembelajarn berbasis teknologi informasi dan komunikasi: mengembangkan profesionalisme Guru. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Rusman. (2014). Model–model pembelajaran: mengembangkan profesionalisme guru. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Suhartoyo, E. (2005). Pengalaman Peningkatan Melalui Pengembangan Budaya Sekolah Di SMAN 1 Kasihan Bantul. Disajikan dalam Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Pengembangan Budaya Sekolah, tanggal 23 November di Universitas Negeri Yogyakarta.
Sugiyono. (2007). Metode penelitian pendidikan, pendekatan kuantitaif dan kualitatif. Bandung: AlfaBeta.
Sumantri, M. (2015). Strategi pembelajaran: teori praktik di tingkat pendidikan dasar. Jakarta: Raja Grafindo.
Suprihatiningrum, J. (2013). Strategi pembelajaran: teori dan aplikasi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Trianto. (2009). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif : konsep, landasan, dan implementasinya pada kurikulum tingkat satuan pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.



